Salah satu kebutuhan pokok dari ternak adalah pakan. Pakan menjadi sumber kehidupan bagi ternak. Dengan adanya pakan, ternak mampu bertahan hidup, memperoleh nutrisi, tumbuh hingga berproduksi dengan baik. Kualitas pakan akan mempengaruhi produksi dari ternak.
Ternak ruminansia adalah hewan ternak seperti sapi, kambing, domba, dan kerbau yang punya perut khusus dengan empat bagian. Perut ini membantu mereka mencerna rumput dan tanaman berserat yang sulit dicerna oleh hewan lain. Mereka juga punya kebiasaan memamah biak, yaitu mengunyah kembali makanan yang sudah ditelan.
Hijauan merupakan bahan pakan alami sebagai sumber nutrisi utama untuk ternak ruminansia. Hijauan berasal dari tanaman hijau, yang dapat berupa rumput-rumputan (Gramineae) dan kacang-kacangan (Leguminosae).
Rumput-rumputan (Gramineae)
- Rumput Gajah (Pennisetum purpureum)
Rumput ini memiliki ukuran yang sangat besar, tinggi bisa melebihi 3 meter. Batangnya tebal, kuat, dan berserat kasar. Daunnya panjang dan lebar dengan tepi yang agak tajam. Tumbuh tegak membentuk rumpun besar.
- Rumput Raja (Pennisetum purpupoides)
Persilangan antara Pennisetum purpureum dengan Pennisetum thypoides. Secara fisik menyerupai rumput gajah, namun ukurannya bisa lebih tinggi. Batangnya tebal dan keras. Daunnya panjang, lebar, serta memiliki tulang daun yang keras.
- Rumput Benggala (Panicum maximum)
Memiliki postur tinggi mencapai 1–2 meter, tumbuh membentuk rumpun padat. Daunnya lurus, memita, panjang, dan berwarna hijau tua dengan permukaan yang agak kasar. Batangnya tegak dan cukup kuat menopang tajuknya yang lebat.
- Rumput Rhodes (Chloris gayana)
Rumput ini tumbuh tegak dengan daun yang ramping, panjang, dan berwarna hijau muda. Bunganya sangat khas, tersusun menjari menyerupai jari tangan yang terbuka, biasanya muncul di ujung batang. Batangnya ramping namun kuat.
- Rumput Signal/Bede (Brachiaria decumbens)
Tumbuh secara menjalar rendah di permukaan tanah dan membentuk hamparan lebat. Daunnya sempit, ujungnya runcing, dan berwarna hijau cerah. Batangnya tipis namun ulet, dan akar tumbuh dari ruas yang menyentuh tanah.
- Alang-Alang (Imperata cylindrica)
Daun berbentuk pita panjang, berujung runcing, dan berbulu halus di bagian permukaan. Bagian tepi daun kasar dan bergerigi tajam. Tumbuh tegak dan membentuk rumpun liar. Warna daun hijau dan mengeluarkan bunga putih berbulu.
Kacang-kacangan (Leguminosae)
- Kacang Sentro (Centrosema pubescens)
Tanaman merambat dengan batang yang lentur dan bisa menjalar di tanah atau memanjat tanaman lain. Daunnya trifoliat dengan bentuk oval dan ujung daun runcing. Bunganya berwarna ungu kebiruan berbentuk khas seperti kupu-kupu, dengan polong yang panjang.
- Kacang Stilo (Stylosanthes guianensis)
Tumbuh sebagai semak kecil setinggi sekitar satu meter. Daunnya trifoliat dengan anak daun yang sempit dan panjang berbentuk lanset. Batangnya berbulu halus dan banyak bercabang. Bunga kuning kecilnya muncul di ujung-ujung ranting, membuatnya mudah dikenali.
- Kaliandra (Calliandra calothyrsus)
Memiliki tinggi antara 4 hingga 6 meter. Daunnya majemuk menyirip ganda dengan banyak anak daun kecil berbentuk elips. Bunganya sangat khas, berbentuk pom-pom berwarna merah cerah atau merah muda, sehingga tanaman ini mudah dikenali dan menarik perhatian.
- Gamal (Gliricidia sepium)
Pohon legum yang bisa tumbuh tinggi hingga 10–15 meter. Daunnya majemuk dengan anak daun berbentuk oval dan ujung tumpul. Batangnya berkayu dan bercabang banyak, bunganya berwarna merah muda keunguan dan tumbuh bergerombol di ujung ranting.
- Lamtoro (Leucaena leucocephala)
Umumnya memiliki tinggi 3–10 meter. Daunnya majemuk menyirip rangkap, sangat halus dengan banyak anak daun kecil berpasangan. Bunganya kecil-kecil membentuk bola berwarna putih kekuningan mirip kapas. Buahnya berupa polong panjang yang pipih berisi biji kecil.
- Turi (Sesbania glandiflora)
Tinggi mencapai 5–12 meter. Daunnya majemuk menyirip dengan anak daun kecil berbentuk jorong memanjang, rata, dan menyirip. Bunganya besar dan mencolok, berwarna putih atau merah dengan bentuk seperti kupu-kupu besar. Polongnya panjang dan menjuntai ke bawah.
Referensi:
- Anonim. 2009. Pengetahuan Bahan Makanan Ternak. Tim Laboratorium Ilmu dan Teknologi Pakan Fakultas Peternakan IPB. CV Nutri Sejahtera. Bogor.
- BPTU-HPT Padang Mengatas melalui bptupdgmengatas.ditjenpkh.pertanian.go.id
- Khasrad dan Rusdimansyah. 2022. Manajemen Pemeliharaan Sapi Pedaging. Andalas University Press. Padang.




