Susu sapi segar merupakan susu yang diambil langsung dari sapi tanpa adanya proses terlebih dahulu seperti yang umumnya dijual di pasaran. Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (2011), susu segar adalah cairan yang berasal dari ambing sapi yang sehat dan bersih, yang diperoleh dengan cara pemerahan yang benar, yang kandungan alaminya tidak dikurangi atau ditambah sesuatu apapun dan belum mendapat perlakuan apapun kecuali proses pendinginan.
Pada tahun 2024, Indonesia menghasilkan 808.352,84 ton susu sapi. Jumlah produksi tahun ini naik sekitar 20 ribu ton dibanding pada tahun sebelumnya.
Provinsi dengan produksi susu sapi segar terbesar di Indonesia ada di Jawa Timur dengan produksi 468.712,04 ton. Kemudian, provinsi kedua dengan produksi susu sapi segar terbesar ada di Jawa Barat dengan produksi sekitar 246.619,97 ton. Masih di Pulau Jawa, Provinsi Jawa Tengah menyusul dengan produksi susu sapi segar sebesar 72.907,76 ton.
Selanjutnya, Provinsi Sumatera Utara berada di peringkat keempat dengan 8.015,13 ton produksi susu segar. Sementara itu Lampung memproduksi 3.845,84 ton susu segar sepanjang 2024. Produksi susu sapi segar dari kedua provinsi ini memiliki selisih yang cukup jauh dengan tiga provinsi teratas.
Produksi susu sapi segar di Indonesia saat ini masih terpusat di Pulau Jawa. Provinsi Jawa Timur menduduki posisi teratas dengan produksi susu sapi segar terbesar di Indonesia dengan jumlah produksi mencapai separuh dari total produksi susu sapi segar nasional. Ini juga sejalan dengan besarnya populasi sapi perah di Provinsi Jawa Timur dengan total populasi 292.265 ekor, yang juga menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah populasi sapi perah terbesar di Indonesia.
Referensi:
Statistik Indonesia 2025, Badan Pusat Statistik




